Dalam menjalankan fardhu'Mu ya Rabb maafkan saya yang dalam setiap Asma'Mu, takbir'Mu serta sujud, saya teteskan air mata..Dan mungkin ini mengurangi ke'husyukkan dalam beribadah saya pada-Mu ya Rabb
Tetesan air mata yang jatuh sampai ke sajaddah adalah air mata bagaimana saya mengangumi ciptaanMu ya Rabb..
Saat shalat maghrib saya bersebelahan dengan seseorang (dapat dikata teman) tapi perempuan itu jauh terpaut umurnya dari sy, dy berumur 32thn..sekilas bila dipandang kasat mata tak ada yang beda darinya,sama saja dengan perempuan lainnya,hanya saja mungkin dia belum di Ridhai oleh Allah untuk berkeluarga.. Dia juga aktif dalam kegiatan remaja,dan dari kabar yang berkembang katanya sewaktu dulu dia pernah mengalami depresi berat yangg mengakibatkan terganggunya saraf-saraf motorik untuk berpikir,dan itu alasannya mengapa sampai sekarang dia belum berkeluarga, padahal dia sholeha, menggunakan jilbab dn taat pada syariat islam tentunya..
Berhubung dia aktif dalam kegiatan remaja tak sedikit remaja yang selalu mengolok-olok dia termasuk saya dan teman-teman perempuan (tau jo trg), pada waktu dulu ketika ceramah sedang berlangsung pada acara rutin yasinan mingguan yang dilaksanakan setiap 2minggu sekali pada hari jumat HPnya berdering dan nada deringnya suara adzan dan berdering dengan sangat kuat, sontak semuanya langsung tertawa dan MasyaAllah dia tak marah sama sekali dan pernah juga ada seorang yang menyangka dia adalah guru ngaji kami, langsung saja tertawa panjang lebar pula..begitulah kami tak ada hentinya untuk menertawakan dia
Dari sinilah yg bisa kita pelajari, perempuan itu secara langsung dapat dikata keterbelakangan mental tapi bukan berarti cacat atau gila melainkan hanya trauma dengan sesuatu semasa dulu,tapi yang patut kita contoh..
(Ini inti ceritanya) Sebelum adzan dikumandangkan saya lihat dia mengeluarkan botol minuman air dari tasnya, lalu dy menawarkan saya minum,saya pun sempat berpikir (memang saraf ni anak so tau2 sm shlat m minum) sewaktu adzan dikumandangkan dia minum,lalu saya tanya..
kenapa minum??
Katanya puasa..jadi dia buka puasa
AstgfruLah saya pun sontak kaget dan langsung mohon ampun pada Allah karena sudah bersuuzon..
Selanjutnya saya tanya.. (Nga balas puasa berapa so)
di jawabnya 3thn,
lagi-lagi saya tertawa dan berpikir (mmg s gila dy ini)
lalu dy mengatakan, waktu lalu dia sakit berkepanjangan selama 3thn jadi tidak dapat berpuasa slma 3thn berturut-turut pula, makanya dia ingin membalas hutangnya pada Allah walaupun sedikit demi sedikit dan dia mengatakan Alhamdulillah selama setahun ini selepas idul'fitri dia telah membayar hutang puasanya yang mungkin sudah melebihi 200hr..
MasyaAllah, SubahannAllah.. Saya menundukkan kepala,malu menatap wajahnya. dia saja yang punya kekurangan batin tetap saja semangat membayar hutang-hutangnya padamu ya Rabb sedangkan saya yang selalu sehat wal'afiat baru sehari saja membayar hutang padamu sudah merasa tak sanggup..
Jadi,yang selama ini saya tertawakan adalah dia,dia yg patuh pada perintahMu ya Rabb..yang slma in saya anggap remeh,adalah dia, dia ya Allah yang begitu takut dengan balasan dosa dariMu ya Rabb..
Sungguh saya malu, saya malu pada diri ini serta padaMu ya Rabb..
Dan ketika qamad selesai dikumandangkan saya membuka takbir dengan air mata. Ya Rabb jadikanlah setiap air mataku yg ku teteskan tadi dalam shalat sebagai sedekah untuk perempuan itu serta jadikanlah segala anggapan remeh dan tawa-tawa liar yg telah terlontar dari bibir saya juga teman-teman saya sebagai zakat baginya dan jagalah dia ya Rabb seperti saya menjaga keluargaku serta mudahkanlah segala perjalanan yang dia tempuh..
Amin
Tidak ada komentar:
Posting Komentar